Bukti Adi ngebrainwash anggota Scopa
Voice Recorder 1
Didalam voice Recorder ini Adi terlihat sok peduli, padahal dirinya juga memperlakukan peserta didik dengan tindakan yang keras. Bahkan sampai mengalami sakit, dia sendiri tidak bisa menilai tiap individu seperti apa batas kemampuan fisiknya saat dihukum fisik seperti (Pushup, berlari, sikap jongkok, Plank dan sebagainya). Data ini berhasil dihimpun dari beberapa orang yang pernah ikut Pramuka dan Paskibra di salah satu SMP yang pernah ia singgahi.
Kami tahu anda jago bermain kata, bahkan saat anda membujuk anggota Pradinaloka menjadi anggota Ambalan BDBD(Apaan tu) dengan iming iming sejumlah uang. Dan mungkin benefit yang diberi, pada kenyataannya semua hanya adu domba. Mereka digunakan oleh kalian sebagai domba yang diadu dengan gudepnya (Rumahnya), anda tau? Mereka punya pendirian ketika kau berucap bohong dengan tujuan mengadu domba, karena kita tau cara kau mengadu domba seperti apa. Maka sebelum mereka benar-benar berada didalam sana, tidak akan mempan dengan ucapan yang kau beri. Untuk Adi, jangan bawa-bawa nama Pembina dalam tiap pembicaraan dengan anggota Scopa. Karena hal itu disebut dengan power abuse, dimana anda belindung dibalik nama besar yang memiliki wewenang. Ya sama halnya dengan Pembina yang katanya Pelatih Pembina (Pemegang KML pertama di Pademangan), ingin bernasib sama dengan beliau? Jika anda salah, katakan salah, jika anda benar tidak mungkin anda membawa nama tersebut sebagai penguat apa yang kau ucapkan. Anda bisa mendoktrin beberapa orang, tapi mereka yang punya pendirian bisa menilai siapa yang benar dan salah. Anda berlagak seperti pemilik rumah, padahal anda adalah tamu. Anda hanya ditugaskan membina bukan malah memperkeruh dengan doktrin agar menjauh dari generasi sebelumnya, anda mungkin ingin memantik api dengan generasi sebelumnya. Kalau begitu anda target selanjutnya untuk dibasmi, tenang saja cara kita sekarang lembut. Tapi ini bakal berdampak, jadi jangan bermain dengan kami.
Voice Recorder kedua
Begini kelas seseorang yang memegang KMD?
Jika memang anda tidak siap untuk di kritik, jangan bermain api dengan generasi terdahulu. Kita bakal keras jika anda bertindak bagai pemilik padahal anda tidak sopan dengan pemilik aslinya, anda hanya tamu jangan bertindak bagai badjingan. Kita kritik berarti memang anda salah, bukan mencari kesalahan. Tapi kita membuka fakta, bahwa kelas anda dalam membina tidak berdasar dengan aturan gerakan pramuka.
Membuat ambalan penegak di gudep SMP saja pakaiannya dicampur, itu penggalang rasa penegak atau penegak rasa penggalang? Emang ada varian seperti itu ya? Oke kita tidak buka lebih banyak tentang itu, kita ucapkan selamat buat anda karena berhasil membawa gudep penegak ke lomba tingkat daerah.
Baru segitu, kita berjuang tanpa pelatih pun bisa sampai tingkat yang sama. Kita hanya bermodalkan belajar otodidak dan memperbanyak koneksi agar berguna dimasa yang akan datang, dan apa perlu kita up lagi piala yang dimiliki SCOPA? Tidak perlu sombong untuk menunjukkan kualitas, karena kita juga tau kualitas anda ketika berucap pasti dengan tinggi hati dan dengan nada yang tinggi jika sudah kesal.
Dan ya tanpa dibuktikan sebenernya kita tau, ini bukan tentang kalimat yang kau ketik dengan nada menghina. Dari kalimat yang kau ketik pun bernada emosi, padahal tidak ada satupun konten yang kita muat bernarasi untuk menghina anda. Kita hanya mengkritik agar anda sadar, bukannya berbenah malah membully. Adi... Adi, silahkan menikmati hidangan terbaik yang telah siap!
Untuk para andalan, baik di Kwartir Ranting hingga Cabang silahkan menilai perilaku pemegang KMD yang membina di Gudep SMKN 55 Jakarta ini. Oh iya anda mau sampai ke nasional? Bila ingin bisa sih dilakukan, tapi siap tidak? Anda menghina dengan kalimat seperti itu, tidak akan dibalas dengan yang berlebihan. Jadi kita tidak akan menaikkan ini bersama pramukaupdate........


0 Komentar